Galeri Undangan
Showing posts with label Internet Sehat. Show all posts
Showing posts with label Internet Sehat. Show all posts

10 Malware Paling Mengancam Komputer Anda



0

itcwatch.com
Ajang World Cup 2010 yang digelar mulai bulan Juni rupanya tak hanya membuat heboh para pecinta sepakbola di berbagai penjuru dunia. Di ranah pervirusan, trojan yang menginfeksi file media terdeteksi marak beredar lantaran banyaknya pengguna internet yang men-download video terkait Piala Dunia 2010.
Provider software keamanan Sunbelt mengumumkan 10 besar malware yang paling mengancam selama bulan Juni 2010. Menurutnya, telah terjadi peningkatan serangan trojan pencuri password dan serangan yang mengancam file media player.
Worm Conficker juga terdeteksi kembali muncul dalam bentuk varian Downadup. Seperti varian sebelumnya, Downadup menyebar melalui jaringan dengan memanfaatkan kerentanan pada layanan Server Windows yang memungkinkan penyerang mengeksekusi kode secara remote ketika file sharing diaktifkan.
Downadup juga menyebar melalui removable drive dan memanfaatkan kelemahan password administrator guna dapat mematikan beberapa system service dan perlindungan anti-malcode.
Dari 10 daftar teratas malware yang marak beredar, ada beberapa malware pendatang baru yang terdeteksi muncul pada bulan Juni yaitu:
- Packed.Win32.Tdss.q (v) (TDSS Rootkit)
- Trojan.ASF.Wimad (v)
- Worm.Win32.Downad.Gen (v) (varian dari worm Conficker)
Trojan.ASF.Wimad (v) merupakan sebuah trojan yang menginfeksi file media Windows Media Player. Trojan ini akan me-redirect browser korban ke sebuah website untuk men-download file jahat. Trojan ini banyak terdeteksi pada bulan Juni karena maraknya aktivitas download video terkait Piala Dunia 2010.
Maraknya pertandingan sepakbola Piala Dunia yang berlangsung selama jam kerja membuat para pengguna internet yang tak bisa mengaksesnya lewat TV, tergoda untuk mencari tayangan Piala Dunia lewat layanan streaming online baik yang berasal dari sumber terpercaya atau tidak terpercaya. Untuk menghindari risiko penyebaran malware, adalah penting bagi pengguna internet untuk mengetahui kejelasan situs yang menawarkan audio dan video streaming tersebut sebelum men-downloadnya.
Sementara itu, Trojan.Win32.Generic!BT diketahui terus mendominasi 10 top malware dengan prosentase penyebaran sebesar 27,16%. Penyebaran trojan ini berkaitan dengan banyaknya downloader terkait scareware atau produk keamanan palsu.
Mengenai jenis malware yang beredar, enam dari 10 besar malware yang marak beredar adalah jenis Trojan, termasuk diantaranya Trojan-Spy.Win32.Zbot.gen, sebuah trojan pencuri password. Meskipun Trojan mendominasi 10 top malware dalam daftar, munculnya kembali varian terbaru Conficker menjadi tren menarik, yang menandakan bahwa malware ini kembali unjuk gigi.
Berikut ini adalah daftar 10 top malware yang paling banyak beredar selama bulan Juni:
1. Trojan.Win32.Generic!BT 27.16%
2. Trojan-Spy.Win32.Zbot.gen 4.68%
3. INF.Autorun (v) 4.05%
4. Trojan.Win32.Generic.pak!cobra 2.58%
5. BehavesLike.Win32.Malware (v) 1.48%
6. Packed.Win32.Tdss.q (v) 1.34%
7. Trojan.ASF.Wimad (v) 1.13%
8. Trojan.Win32.Malware 1.06%
9. Trojan.Win32.Agent 1.04%
10. Worm.Win32.Downad.Gen (v) 1.02%

Sumber diambil dari: Sourcewire
Via Internet Sehat






add post | Wahoha

4 Hal Gawat Akan Terjadi Akibat Sembrono Umbar Profil Diri di Facebook



0




Dengan adanya perubahan kebijakan pengelolaan Facebook, maka kini profil pengguna layanan jejaring sosial tersebut tersetting sebagai “visible” secara default. Ini berarti profil diri kita tersebut akan dapat dilihat secara gamblang oleh siapapun, termasuk yang tidak memiliki akun Facebook sekalipun.
Dan inilah 4 (empat) hal gawat-darurat yang bisa muncul akibat pemunculkan profil secara terbuka bebas tersebut:
- 1. Perampokan Rumah! Para perampok profesional sebelum menjalankan aksinya, akan memantau perilaku dan tindak-tanduk calon korbannya. Mereka dapat memantau apakah si target sedang berada di rumah atau sedang bepergian jauh untuk waktu yang lama, dengan melihat isi profilnya yang tak jarang justru memberikan informasi tersebut. Misalnya, “saya lagi liburan ke Bandung, tetapi sedang kena macet”!
  • Solusi: Set atau buatlah profil diri Anda menjadi “private” sekarang juga dan sebaiknya jauh hari sebelum benar-benar pergi jauh dan lama meninggalkan rumah Anda kosong.
- 2. Pencuri Identitas! Ini adalah mereka yang dengan sabar akan mengumpulkan sedikit demi sedikit informasi diri seseorang dari profil di Facebook, sehinga menjadi lengkaplah gambaran tentang orang tersebut. Pencuri identitas ini akan bisa tahu, misalnya, kita tinggal dimana, anggota keluarganya siapa saja, tempat kerja kita, siapa saja teman kita, dan sebagainya. Setelah identitas kita berhasil dicuri, maka akan bisa digunakan untuk kepentingan yang merugikan kita. Misalnya melakukan tindak kriminal penipuan, dengan berlandaskan identitas diri kita.
  • Solusi: Set atau buatlah profil diri Anda menjadi “friend only” sekarang juga, sehingga hanya teman-teman yang Anda kenal baik saja yang bisa melihat profil diri Anda.
- 3. Percepat Perceraian! Sejumlah fakta menunjukkan bahwa isi profil di Facebook yang dipasang oleh pasangan suami istri yang sedang bermasalah, akan justru dapat mempercepat terjadinya proses perceraian. Sebab, suami-istri yang gemar mengutak-atik profil dirinya tersebut, secara emosional akan melontarkan ejekan-ejekan ataupun hinaan-hinaan kepada pasangannya tersebut. Walhasil, seperti menyiramkan bensin ke bara api, maka makin menjadi besarlah masalah yang timbul dan berakhir di proses perceraian yang tak terhindarkan lagi.
  • Solusi: Set atau buatlah profil diri Anda agar tak dapat dilihat (“restrict access”) kepada pasangan Anda, atau sekalian “unfriend” saja dia sepenuhnya.
- 4. Ditolak Bekerja! Kini makin banyak saja perusahaan ataupun jasa perekrutan tenaga kerja yang menggunakan Internet, khususnya Facebook, untuk menggali sedalam mungkin seperti apa profil diri sesungguhnya para pelamar pekerjaan yang mendaftar. Beberapa informasi yang dicantumkan di profil, kerap membantu para perekrut untuk mengetahui sisi lain dari pelamar, tanpa harus report bertanya. Bisa jadi, bahkan pelamar tidak tahu bahwa sebenarnya perekrut sudah tahu banyak hal-hal yang dapat membuatnya ditolak untuk diterima bekerja, sebelum wawancara dimulai.
  • Solusi: Set atau buatlah profil diri Anda menjadi “private”, khususnya ketika Anda sedang mencari pekerjaan atau sedang dalam masa percobaan.
-
Nah untuk pemahaman cara setting profil di Facebook, silakan baca artikel 7 Tips Menjaga "Privasi” di Facebook

-
Sumber: http://www.twittown.com/
-
Via Internet Sehat






add post | Wahoha

7 Tips Menjaga "Privasi” di Facebook



0



Karena Facebook, orang mungkin bisa memiliki persepsi miring tentang kita. Misalnya saja saat foto-foto memalukan tersebar di antara rekan kerja. Atau terpajangnnya konten berbau esek-esek  di wall, yang malah membuat kita dianggap aneh. Bisa juga ada orang-orang tertentu yang secara tak langsung mencemarkan nama baik kita, karena update status yang mereka lakukan. Walau terkesan sepele, Hal ini bisa membuat opini publik yang mencemarkan nama baik kita.
Beberapa Facebooker mungkin tidak paham, atau malas mempelajari, pengaturan privasi (privacy settings) di Facebook. Padahal caranya sepele. Jangan karena ketidaktahuan, nama baik kita dikorbankan. Dibawah ini ada 5 tips untuk menghindari ‘kecelakaan’ privasi di Facebook, karena ketidaktahuan kita akan pengaturan privasi.
-
1. Manfaatkan “Friend List”. Bagi kebanyakan orang, fitur friend list mungkin tak dianggap penting. Namun hal ini membantu kita memanajemen teman facebook yang mungkin berjumlah ratusan.
Fitur ini juga memudahkan kita mencari teman facebook lain yang jarang  dikontak. Friend list pun berfungsi memudahkan pengaturan spesifikasi privasi, antara kita dan seseorang. Jangan malas memanajemen teman kita di Facebook.
-
2. Hilangkan Nama Kita di “Facebook Search”. Bagi yang belum mengerti, kita bisa menghilangkan nama kita di Facebook Search. Hal ini tentu untuk menjaga agar profil kita tak mudah dicari/dilacak orang.
Caranya:
- Cari ‘privacy settings’, pada opsi account di kanan atas.
- Pada privacy settings, pilih ’search’
- Non-aktifkan ‘publik search result’
- Klik ‘Confirm’.
-
3. Jangan Biarkan Anda Dipermalukan Karena Foto/Video. Seringkali foto-foto culun dan memalukan kita yang di upload teman, bisa mencemarkan nama baik. Kalau sudah begini, rasa malu bercampur emosi pasti muncul. Tidak usah bingung akan hal ini. Atur saja setting privasi foto/video nya.
Caranya:
- Cari ‘privacy settings’, pada opsi account di kanan atas.
- Pada privacy settings, pilih ‘Profile Information’.
- Atur pada pilihan ‘Photo Albums’ dan ‘Photos and Videos of me’, untuk mengatur siapa saja yang berhak melihat foto/video kita.
-
4. Hilangkan “Status Relationship” Kita. Untuk menghindari kisah pribadi asmara kita diumbar ke publik, ada baiknya menghilangkan status hubungan di Facebook. Tapi awas, jika anda tak memiliki ‘perisai’ diri, hal ini bisa menimbulkan potensi perselingkuhan. Ini semua berbalik ke diri sendiri.
Caranya:
- Cari ‘privacy settings’, pada opsi account di kanan atas.
- Pada privacy settings, pilih ‘Profile Information’.
- Pilih ‘Familiy and Relationship’.
- Untuk lebih detail pilih ‘custom privacy’.
-
5. Hindari Aplikasi Berbau Esek-esek. Seringkali aplikasi di Facebook memiliki konten dewasa. Misalnya kuis tentang apa gaya sex favorit anda, atau bintang JAV yang cocok dengan anda. Walau fungsinya sebagai having fun, jika informasi ini diketahui orang yang tidak tepat, hal ini bisa menimbulkan persepsi negatif.
Agar orang tidak memiliki persepsi negatif pada diri kita, cari aman saja. Hindari semua aplikasi yang berbau esek-esek. Kuncinya ada pada diri sendiri. Mudah kan?
-
6. Buat “Contact Profile” Anda Lebih Privat. Secara umum, kontak profil di Facebook menampilkan apa saja yang ada tentang diri kita. Misal status hubungan, pandangan politik, nama sanak keluarga, bahkan nomor ponsel dan e-mail.
Ada kalanya untuk menjaga privasi, kita tak harus ‘membeberkan’ itu semua ke publik. Kita pun bisa memilah-milahnya. Sebagai contoh, cukup sertakan email dan nomor ponsel, saat hubungan Facebook kita hanya di lingkungan kerja. Tak perlu menyebutkan status hubungan, bahkan tanggal jadian dengan kekasih kita.
Caranya:
- Pada ‘Profile’, pilih kolom ‘info’ di kanan ‘wall’
- Pada ‘Basic Information’, tinggal atur saja apa yang berhak ditampilkan di profil kita. Cukup ‘remove’ hal-hal yang dianggap tidak perlu.
Saat di track dengan search engine macam Google, profil ini akan tampil sesuai settingan kita.
-
7. Hanya Orang Tertentu yang Boleh Melihat Foto Anda. Saat kita mengupload sebuah foto, sebaiknya jangan diumbar langsung ke publik. Atur kepada siapa saja terbaru anda boleh dilihat.
Caranya sama seperti tips nomor 3, namun lebih spesifik:
- Cari ‘privacy settings’, pada opsi account di kanan atas.
- Pada privacy settings, pilih ‘Profile Information’.
- Atur pada pilihan ‘Photo Albums’ dan ‘Photos and Videos of me’, untuk mengatur siapa saja yang berhak melihat foto/video kita.
Untuk pengaturan lebih spesifik, pilih opsi ‘custom privacy’ di sisi kanan pada ‘Photo Albums’ atau ‘Photos and Videos of me’.
Nah, sesudah itu pilih ‘make this visible’ pada opsi ’specific people’, untuk mengatur nama teman yang bisa melihat foto anda. Anda cukup mengetiik namanya, dan Facebook langsung mendeteksi.
Untuk menyembunyikan foto terbaru dari nama-nama tertentu, pilih opsi kedua bertanda ‘hide this from’. Selanjutnya cukup ketik sebuah nama, dan bisa dipastikan ia takkan melihat lagi foto-foto terbaru anda.
Semoga tips ini membantu.
-
Sumber: allfacebook, 12 Februari 2010

via Internet Sehat






add post | Wahoha


 

eFBez Copyright © 2010